Kategori: Bandar Lampung

  • Kemenko Perekonomian Keluarkan 4 Langkah Strategis Merespons Perjuangan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal terhadap Nasib Petani Singkong Lampung, Perbaiki Tata Niaga agar Impor Tidak Merusak Pasar Dalam Negeri

    Kemenko Perekonomian Keluarkan 4 Langkah Strategis Merespons Perjuangan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal terhadap Nasib Petani Singkong Lampung, Perbaiki Tata Niaga agar Impor Tidak Merusak Pasar Dalam Negeri

    JAKARTA, (CF) – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengeluarkan 4 langkah strategis merespons perjuangan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal terhadap nasib petani singkong Lampung.

    Hal itu terungkap setelah Gubernur Mirza bertemu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, di Gedung Ali Wardhana, Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025).

    Dari hasil dari pertemuan tersebut, Kemenko Perekonomian menyampaikan akan segera menindaklanjuti aspirasi dari petani dan pelaku industri singkong.

    Sejumlah kebijakan strategis telah disiapkannya, mulai dari pengendalian impor hingga penetapan harga dan standarisasi teknis.

    Meliputi penetapan lartas untuk membatasi impor, dan pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan Sementara (BMTPS) juga akan diberlakukan untuk mencegah dampak negatif terhadap produk dalam negeri.

    Selanjutnya, kebijakan penetapan harga melalui Keputusan Menteri (Kepmen) Pertanian dan Perdagangan, baik kepada petani singkong maupun industri tepung tapioka.

    Terakhir, penetapan standar timbangan dan kadar pati akan diberlakukan agar transaksi antara petani dan industri berlangsung adil dan seragam.

    Menko Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Provinsi Lampung merupakan salah satu wilayah yang menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

    “Lampung memang menjadi perhatian pemerintah,” ujar Airlangga.

    Ia menyebut dengan potensi wilayah yang besar, Lampung memiliki peluang besar untuk tumbuh lebih pesat.

    “Lampung kita terus dorong, supaya memang harus bergerak dan maju. Kita ingin Lampung akselerasi kencang, karena kalau Lampung pertumbuhannya tinggi, Indonesia juga ikut tinggi,” katanya.

    Di tempat yang sama, Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengungkapkan bahwa pemerintah telah merumuskan empat langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani singkong, khususnya terkait tekanan dari impor tepung tapioka.

    “Kami menyusun empat langkah utama yang akan segera diambil untuk mengatasi masalah ini, agar petani dan industri dalam negeri terlindungi,” ujar Susiwijono.

    Ia menjelaskan langkah pertama adalah pembatasan impor tepung tapioka melalui kebijakan larangan dan/atau pembatasan (lartas) dalam tata niaga. “Tujuannya agar impor tidak merusak pasar dalam negeri,” katanya.

    Susiwijono menuturkan kemudian yang kedua adalah penerapan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) terhadap produk impor. Namun karena proses penerapan BMTP cukup panjang (sekitar empat bulan), maka pemerintah akan lebih dahulu memberlakukan BMTP Sementara (BMTPS) untuk memberikan perlindungan lebih cepat.

    “Kita percepat dengan BMTPS yang mudah-mudahan bisa selesai dalam waktu kurang dari sebulan, sambil tetap memproses BMTP definitif,” katanya.

    Selanjutnya, langkah ketiga adalah penetapan harga untuk produk ubi kayu dan tepung tapioka. Penetapan harga akan dilakukan melalui Kepmentan untuk ubi kayu, dan Kepmendag untuk tepung tapioka, sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing kementerian.

    “Pak Gubernur juga sudah menekankan pentingnya penetapan harga ini sebagai kunci penyelesaian, baik dari sisi petani maupun industri hulu,” ungkap Susiwijono.

    Susiwijono menjelaskan yang terakhir, yaitu penetapan standar pengukuran untuk timbangan dan kadar pati (aci) singkong. Standar ini akan diatur oleh Kementerian Perdagangan agar ada keseragaman dan keadilan dalam transaksi antara petani dan industri.

    “Penggunaan timbangan dan pengukuran kadar aci harus seragam agar tidak ada pihak yang dirugikan,” katanya.

    Gubernur Mirza mengungkapkan pentingnya komoditas singkong dan tepung tapioka bagi perekonomian Provinsi Lampung.

    Ia menyebut singkong dan tepung tapioka merupakan salah satu penyumbang terbesar PDRB (Pendapatan Domestik Regional Bruto) Lampung.

    Menurutnya, permasalahan yang terjadi dalam sektor ini dapat berdampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat Lampung.

    “Singkong dan tepung tapioka ini adalah penyumbang PDRB yang paling tinggi di Provinsi Lampung. Jadi, permasalahan yang ada tentu akan sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat Lampung,” ujar Gubernur Mirza.

    Gubernur Mirza mengatakan bahwa aspirasi dari para petani maupun industri sedang diperjuangkan.

    “Jadi Insya Allah kita tunggu, salah satunya dua keputusan ini yaitu Kepmentan dan Kepmendag,” katanya.

    Seperti diketahui, Gubernur Mirza terus melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan permasalahan harga singkong, diantaranya dengan menerbitkan Instruksi Gubernur Lampung Nomor 2 Tahun 2025 tentang penetapan harga sementara ubi kayu (singkong) di wilayah Lampung.

    Dalam instruksi ini, ditetapkan harga pembelian ubi kayu sebesar Rp1.350 per kilogram, dengan potongan maksimal 30 persen tanpa mengukur kadar pati.

    Gubernur Mirza juga berjuang ke Badan Legislasi (Baleg) DPR RI serta bertemu dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Adpim)

  • Pemprov Lampung Apresiasi Inisiatif JSL Buka Program Magang ke Jepang

    Pemprov Lampung Apresiasi Inisiatif JSL Buka Program Magang ke Jepang

    BANDAR LAMPUNG, (CF) – Gubernur Lampung diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Bobby Irawan menghadiri Tasyakuran 4 Tahun Jaya Suara Lampung (JSL) sekaligus Launching Program Magang ke Jepang, di De Sky Resto & Lounge, Rabu (17/9/2025).

    Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan Kadis Parekraf, Bobby Irawan, mengapresiasi Jaya Suara Lampung sebagai sebuah organisasi sosial yang aktif bergerak di bidang seni budaya dan pendidikan.

    “Peran ini sangat strategis dan penting dalam menjaga serta melestarikan kekayaan budaya Lampung, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah kita tercinta ini,” kata Gubernur.

    Lebih jauh, Gubernur menyambut baik inisiatif Jaya Suara Lampung yang meluncurkan program magang ke Jepang. Program ini, kata Gubernur, membuka kesempatan luas bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman internasional yang sangat berharga, baik dari sisi keterampilan kerja maupun wawasan budaya.

    Menurutnya, pengalaman magang di Jepang akan menjadi modal penting untuk membekali para peserta menghadapi tantangan global ke depan.

    “Saya yakin, program ini tidak hanya akan meningkatkan kompetensi individu peserta, tetapi juga membawa manfaat bagi kemajuan Provinsi Lampung secara keseluruhan,” ujarnya.

    Di akhir sambutannya, Gubernur mengucapkan selamat ulang tahun ke-4 Jaya Suara Lampung. Gubernur berharap JSL dapat terus berkarya dan menjadi inspirasi bagi masyarakat Lampung dan Indonesia.

    “Untuk program magang ke Jepang, semoga berjalan sukses dan memberikan manfaat besar bagi generasi muda kita,” pungkasnya.

    Jaya Suara Lampung (JSL) genap berusia 4 tahun. Dalam acara tasyakuran tersebut, Founder JSL, Edarwan, tidak hanya menyampaikan rasa syukur tetapi juga mengumumkan sebuah lompatan besar, program magang ke Jepang bagi pemuda-pemudi Lampung.

    Memasuki usia kelima, JSL memutuskan untuk memperluas dampaknya. Setelah sukses menggelar berbagai kegiatan di bidang seni, sosial, dan keagamaan, JSL kini mengambil peran dalam penguatan ekonomi daerah.

    “Memasuki tahun kelima, kami mencoba melangkah. bagaimana kami ikut pemerintah membantu kegiatan ekonomi dengan melakukan rekrutmen pemuda pemudi kita untuk berangkat ke Jepang. Di tahun kelima ini kami memiliki hashtag JSL Go International,” tegas Edarwan.

    Program magang ke Jepang ini dirancang khusus untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kompetensi generasi muda Lampung yang berusia 19-25 tahun. Melalui program ini, Edarwan berharap JSL dapat lebih memberikan manfaat kepada masyarakat Lampung. Oleh karenanya, Edarwan juga secara khusus memohon dukungan penuh dari Pemerintah Daerah.

    “Mohon doanya Bapak-Ibu, artinya JSL dapat lebih memberikan manfaat kepada masyarakat Lampung khususnya melalui kegiatan ekonomi bagaimana menyiapkan lapangan kerja untuk anak-anak kita.” tuturnya.

    Sebagai langkah nyata memulai program ini, JSL menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung. Kerjasama strategis ini diharapkan dapat menjadi pondasi yang kuat dalam merealisasikan pengiriman tenaga magang pertama Lampung ke Jepang. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

  • 7 Ton Kopi Bubuk Lampung Tembus Pasar  Hong Kong, UMKM Makin Tangguh

    7 Ton Kopi Bubuk Lampung Tembus Pasar Hong Kong, UMKM Makin Tangguh

    BANDARLAMPUNG, (CF) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Provinsi Lampung memperkuat hilirisasi komoditas unggulan daerah, salah satunya kopi yang tidak lagi diekspor dalam bentuk biji kopi mentah melainkan kopi bubuk bernilai tambah.

    Penegasan ini disampaikan menyusul diekspornya sedikitnya 7 ton kopi bubuk jenis robusta senilai hampir USD 49.000 atau setara Rp753 juta yang dikirim ke Hong Kong yang dilakukan di EL’s Coffee Roastery, Rabu (17/9/2025).

    Saat pelepasan ekspor tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan. Marindo mengatakan bahwa ekspor ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata transformasi ekonomi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya petani dan pelaku UMKM.

    Produk yang diekspor bukan lagi berupa biji mentah, melainkan hasil olahan bernilai tambah yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan petani, dan memperluas peluang UMKM lokal.

    “Kita tahu Lampung adalah produsen kopi robusta terbesar di Indonesia, menyumbang lebih dari 30 persen produksi nasional. Jadi jika Indonesia dikenal dunia sebagai negeri kopi, sesungguhnya Lampung berdiri di panggung terdepan,” ujar Marindo.

    Ia menambahkan, hilirisasi produk kopi merupakan kunci untuk menjaga daya saing sekaligus memperluas pasar. Dengan ekspor kopi bubuk ini, Lampung tidak hanya menjual hasil bumi, tetapi juga menghadirkan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

    “Saya berharap ekspor ini bukan yang terakhir, tetapi menjadi titik awal gelombang baru. Dengan kerja sama dari hulu ke hilir, Kopi Lampung harus dikenal bukan hanya sebagai green bean exporter, melainkan juga sebagai pusat inovasi kopi di Asia Tenggara,” katanya.

    Acara pelepasan ekspor turut dirangkai dengan peresmian rumah produksi kopi dan peninjauan proses hilirisasi mulai dari roasting, pengemasan, hingga inovasi produk kopi saset modern.

    Dengan keberhasilan ini, Lampung semakin meneguhkan diri sebagai sentra kopi nasional sekaligus motor hilirisasi produk unggulan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri kopi daerah, mendorong UMKM agar lebih berdaya saing, serta membuka peluang baru untuk menembus pasar global. (Adpim)

  • Musda Iwapi VII 2025, Ibu Purnama Wulan Sari Mirza dan Ketua Umum DPP Iwapi Dyah Anita Prihapsari Dorong Penguatan Perekonomian Nasional dan Daerah melalui Peran UMKM Perempuan

    Musda Iwapi VII 2025, Ibu Purnama Wulan Sari Mirza dan Ketua Umum DPP Iwapi Dyah Anita Prihapsari Dorong Penguatan Perekonomian Nasional dan Daerah melalui Peran UMKM Perempuan

    BANDARLAMPUNG, (CF) – Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza dan Ketua Umum DPP Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Dyah Anita Prihapsari mendorong peranan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan dalam memperkuat ekonomi nasional dan daerah.

    Hal itu terungkap dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII Iwapi Lampung periode 2025-2030, di Gedung Serba Guna Universitas Mitra Indonesia, Bandar Lampung, Rabu (17/9/2025).

    Pada kesempatan itu, Ibu Wulan Sari Mirza berharap Iwapi dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam memperkuat perekonomian daerah melalui pengembangan UMKM.

    “Saya berharap Iwapi terus berkolaborasi dengan Program Pemerintah, khususnya dalam meningkatkan perekonomian dan UMKM terus berdaya,” harapnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Iwapi Dyah Anita Prihapsari menegaskan pentingnya peran perempuan pengusaha, khususnya pelaku UMKM, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

    Dyah juga memaparkan tiga program utama Iwapi, yakni peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perluasan jejaring bisnis hingga kancah global, serta akses terhadap permodalan. “Konsistensi dalam memberdayakan ekonomi perempuan membuat Iwapi dipercaya menjadi mitra strategis pemerintah, mulai dari ASEAN Women Entrepreneur Network, hingga BRICS Women Business Alliance,” ucapnya.

    Selain itu, Iwapi juga mendukung program pemerintah terkait penyediaan Makanan Bergizi Gratis (MBG)

    Dyah berpesan agar Iwapi Lampung mampu menghadirkan program yang bermanfaat dan berkelanjutan. “Kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas akan menjadikan perempuan pengusaha Indonesia semakin berdaya, sekaligus mempercepat pencapaian pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

    Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung, M. Firsada menegaskan dukungan penuh bagi penguatan UMKM yang digerakkan perempuan. Dukungan ini diyakini akan memperkuat tulang punggung ekonomi daerah sekaligus mendorong UMKM Lampung naik kelas dan berdaya saing.

    Menurutnya, UMKM tidak hanya menjaga stabilitas ekonomi daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan memberi ruang bagi perempuan pengusaha untuk tampil sebagai motor inovasi.

    “Iwapi memiliki peran strategis mendorong UMKM Lampung berdaya saing hingga tingkat nasional maupun global,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pemerintah telah menyiapkan berbagai program penguatan UMKM, mulai dari fasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), pelatihan kewirausahaan dan digital marketing, hingga promosi melalui ajang Lampung Craft dan Lampung Fair. “Semua upaya ini akan semakin efektif bila disinergikan dengan energi dan kreativitas yang dimiliki oleh Iwapi,” kata Firsada.

    Ketua DWP Iwapi Lampung Armalia Reny Madrie mengatakan tema musda kali ini “Perempuan Berdaya, UMKM Kuat, IWAPI Maju Menuju Indonesia Emas 2045”. Dia menegaskan pentingnya sinergi antara Iwapi, pelaku UMKM, dan pemerintah daerah. Selama lima tahun kepemimpinannya, Iwapi Lampung telah menggelar berbagai pelatihan, termasuk pemasaran digital, kriya tapis, dan kuliner khas daerah.

    Iwapi Lampung juga meraih sejumlah prestasi nasional, di antaranya penghargaan DPD terbaik Rakernas 2018 serta dua kali juara nasional pengusaha wanita pada 2023 dan 2024. Meski demikian, Armalia mengakui masih ada program yang belum terlaksana, seperti Festival Kuliner Lampung.

    “Semoga Musda ini menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan Iwapi dan UMKM Lampung,” ujar Armalia. (Adpim)

  • Ketua PMI Provinsi Lampung Ajak Relawan Terus Bergerak dalam Misi Kemanusiaan

    Ketua PMI Provinsi Lampung Ajak Relawan Terus Bergerak dalam Misi Kemanusiaan

    BANDAR LAMPUNG, (CF) – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, menghadiri acara GEBYAR HUT PMI ke-80 yang berlangsung di Gerai Donor Darah Markas PMI Provinsi Lampung, Rabu (17/09/2025).

    Dalam sambutannya, Ketua PMI Provinsi Lampung menyampaikan harapannya agar PMI terus aktif dalam gerakan kemanusiaan.

    “Semoga PMI akan terus berlanjut gerak dalam hal kemanusiaan, didukung oleh doa dan kerja sama dengan teman-teman pengurus markas PMI,” ujar Ketua PMI Provinsi Lampung.

    Ketua PMI Provinsi Lampung juga menekankan pentingnya kekompakan dan kesiapsiagaan seluruh pengurus dan relawan.

    “Kita sama-sama, semoga semakin kompak. Saya berharap semoga kita semakin bisa bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya hari ini, tapi untuk seterusnya,” tambahnya.

    Acara Gebyar HUT PMI ke-80 diisi dengan zoom bersama seluruh pengurus PMI di kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng bersama pengurus.

    Purnama Wulan sari juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota dan segenap pengurus PMI yang telah hadir dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Lampung melalui zoom.

    Rangkaian acara peringatan HUT PMI Provinsi Lampung ke-80 juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, di antaranya :

    1. Seminar dan Workshop Pertolongan Pertama (20/09/2025) di Balai Keratun.

    2. Pengundian Donor Darah Sukarela dan Blood Donation Award (24/09/2025) di Hotel Emersia.

    3. PMI Run 4 Humanity (28/09/2025) di Mahan Agung.

    4. Bakti Sosial dan Cek Kesehatan Gratis (28/09/2025) di Mahan Agung.

    Seluruh rangkaian kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud komitmen PMI Provinsi Lampung dalam melayani dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

  • Pemprov Lampung Dorong Peran IWAPI dalam Memajukan UMKM dan Ekonomi Daerah

    Pemprov Lampung Dorong Peran IWAPI dalam Memajukan UMKM dan Ekonomi Daerah

    BANDAR LAMPUNG, (CF) – Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Senen Mustakim menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Lampung, di Gedung Serbaguna (GSG) Umitra, Rabu (17/09/2025).

    Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Senen Mustakim, menyampaikan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah awal pengabdian dan tanggung jawab baru bagi para pengurus.

    Acara ini menjadi momentum penting setelah Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII IWAPI Provinsi Lampung yang telah menyatukan visi, merumuskan program, dan memperkuat konsolidasi organisasi.

    “Perempuan pengusaha hari ini bukan lagi hanya pelaku ekonomi rumah tangga, tetapi motor penting penggerak UMKM,” ujar Gubernur.

    Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, lebih dari 60% UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Ini menunjukkan bahwa masa depan ekonomi daerah sebagian besar berada di tangan perempuan-perempuan hebat.

    Gubernur juga menyoroti tantangan yang dihadapi UMKM di Lampung, seperti akses pasar, peningkatan nilai tambah produk, dan pemanfaatan teknologi digital. Di sinilah peran strategis IWAPI sangat dibutuhkan, terutama dalam memanfaatkan era digital untuk memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat nasional dan internasional. Pemerintah Provinsi Lampung sendiri terus memperkuat dukungan melalui fasilitasi permodalan, pelatihan, dan promosi produk.

    Dalam kesempatan yang sama Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari yang juga merupakan Dewan Pembina DPD IWAPI Provinsi Lampung, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Ketua DPD IWAPI Lampung, Dr. Ir. Armalia Reny Madrie, dan seluruh jajaran pengurus, IWAPI Lampung diharapkan akan terus memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM.

    “Keberadaan IWAPI di Provinsi Lampung ini sangat Memberikan manfaat yang luar biasa, bukan hanya di dalam kepengurusan, tetapi manfaat yang sangat dirasakan oleh rekan-rekan UMKM,” tutur Purnama Wulan Sari.

    Ketua TP. PKK Provinsi Lampung juga mengajak seluruh anggota IWAPI untuk terus meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam menjalankan usaha. Kolaborasi antara IWAPI dan Pemerintah Provinsi Lampung diharapkan dapat mendukung visi membangun Lampung yang maju, sejahtera, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

    Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum DPD IWAPI Provinsi Lampung, Armalia Reny Madrie, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terharu dan bangga atas kepercayaan yang diberikan. Ia menekankan pentingnya kekompakan dan persatuan dalam memajukan organisasi.

    “Organisasi ini akan maju kalau kita kompak, tidak akan pernah bisa ada kemajuan kalau kita tidak bersatu,” tegasnya.

    Armalia juga berharap IWAPI dapat berperan dalam meningkatkan kualitas produk UMKM Lampung agar dapat menembus pasar nasional dan internasional.

    Ketua Umum DPP IWAPI, Dyah Anita Prihapsari, turut mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menyampaikan bahwa tugas utama pengurus adalah membantu anggota agar bisa “naik kelas.”

    “Kita sebagai pengurus mempunyai kewajiban untuk bagaimana anggota bisa naik kelas,” jelas Dyah Anita.

    Dengan jumlah anggota perempuan pengusaha yang mencapai 40.000 orang di seluruh Indonesia, ia menekankan pentingnya sinergi antara IWAPI, pemerintah provinsi, dan berbagai pihak lainnya.

    Dyah Anita juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan UMKM, terbukti dari pertumbuhan ekonomi Lampung yang stabil. Ia berharap IWAPI Lampung dapat terus berpartisipasi aktif dalam berbagai program pemerintah untuk memajukan perekonomian daerah. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

  • Ketua Pengda TP Sriwijaya Hadiri Musda VII IWAPI Lampung

    Ketua Pengda TP Sriwijaya Hadiri Musda VII IWAPI Lampung

    BANDAR LAMPUNG, (CF) – Ketua TP Sriwijaya Lampung Hj. Nurhasanah, SH., MH., menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VII Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Lampung Periode 2025 – 2030, Rabu (17/9/2025).

    Acara yang mengusung tema “Perempuan Berdaya, UMKM Kuat, IWAPI Maju, Menuju Indonesia Emas 2045” itu berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) UMITRA, Jl. Purnawirawan Raya, Gunung Terang, Bandar Lampung.

    Musda VII IWAPI Provinsi Lampung dibuka secara resmi sejak pukul 08.00 WIB dan dihadiri jajaran pengurus IWAPI, tokoh perempuan, serta sejumlah pejabat daerah. Ketua Panitia Pelaksana (OC), Citra Dewi, SE, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.

    Ketua Steering Committee (SC), Dra. Hj. Syarifah, MH, menegaskan bahwa Musda kali ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran perempuan pengusaha, khususnya pelaku UMKM di Lampung.

    Sementara itu, Ketua Umum DPD IWAPI Provinsi Lampung, Dr. Hj. Armalina Reny Madire, AS., SP., MM, dalam sambutannya menekankan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi perempuan pengusaha dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.

    Hj. Nurhasanah yang juga mantan Ketua DPRD Lampung menyatakan dukungannya terhadap upaya IWAPI mendorong pemberdayaan perempuan, penguatan UMKM, dan peningkatan daya saing ekonomi daerah.

    “Perempuan harus menjadi motor penggerak ekonomi keluarga sekaligus pilar pembangunan daerah. Saya bangga IWAPI konsisten memperjuangkan hal itu,” ungkapnya. (*)

  • SIKAMBARA – Pemkot Bandarlampung Jalin Sinergitas Majukan Sepakbola Lampung

    SIKAMBARA – Pemkot Bandarlampung Jalin Sinergitas Majukan Sepakbola Lampung

    BANDARLAMPUNG, (CF) – Kelompok suporter sepakbola Lampung, SIKAMBARA melakukan silaturahmi dan audiensi ke Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, Selasa (9/9). Kegiatan dalam rangka menjalin sinergitas untuk mendukung dan memajukan dunia sepakbola di Provinsi Lampung, khususnya Kota Bandarlampung.

    Rombongan dipimpin langsung oleh Dewan Pembina SIKAMBARA, Junaedi. Turut mendampingi sejumlah pengurus SIKAMBARA, Sekretaris Dedi Rohman, Bendahara Yusuf R, Penasehat Hukum Indra Jaya, Admin Galih, Kabidsos Ismulyadi Zakaria, Kabid Media Sandi, serta Ketua Ladies SIKAMBARA Nova Indriyani.

    Dalam kesempatan itu, Junaedi menyampaikan bahwa SIKAMBARA adalah rumah besar dan wadah untuk suporter sepakbola di Lampung.

    “Dan Alhamdulillah sejak dideklarasikan pada Agustus 2025 kemarin, member atau anggota kami saat ini sudah berjumlah hampir 900 orang yang tersebar di seluruh Lampung,” ujarnya.

    CEO Rumah Makan Minang Indah ini menyampaikan SIKAMBARA bertujuan untuk mendukung dan memajukan dunia sepakbola di Lampung. “Apalagi dengan adanya Bhayangkara FC di Lampung, diharapkan dapat memajukan sepakbola Lampung,” kaya dia.

    Wakil Bendahara APINDO Lampung ini juga mengatakan, kedatangan Bhayangkara FC ini juga telah membawa dampak lain, khususnya perekonomian di Lampung. “Alhamdullah setelah Bhayangkara FC main dua kali di PKOR Way Halim, kita selalu nonton dan beli tiket semua. Dan dengan mereka main, banyak yang jualan, mulai dari merchandise sampai makanan kecil. Tentu ini berdampak ke ekonomi masyarakat juga,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan itu juga, Wakil Ketua Pengda TP Sriwijaya Lampung ini mendorong Pemkot Bandarlampung untuk menggelar kompetisi sepakbola di tingkat Kota atau Kecamatan. Hal ini juga untuk meningkatkan prestasi olahraga Bandarlampung, khususnya di sepakbola.

    “Kita tahu, Bandarlampung sebenarnya juga banyak bibit pemain sepakbola, tentunya ini perlu ada dukungan dari pemerintah, khususnya Pemkot Bandarlampung. Maka itu, kita berharap Pemkot Bandarlampung dapat menggelar sebuah kompetisi sepakbola untuk mewadahi mereka,” pungkasnya.

    Sementara itu, Dedi Rohman menambahkan, member SIKAMBARA diisi dari berbagai kalangan generasi dan profesi. “Mulai dari yang muda sampai senior, ada dari pengusaha, advokat, aktivis, media dan lain-lain. Jadi SIKAMBARA ini family custom, dan mayoritas semuanya turun ke stadion saat Bhayangkara FC ini main. Dan kira mengusung visi Bersama Dalam Apapun,” bebernya.

    Mantan aktivis yang akrab disapa Om Dero ini juga mengatakan didirikannya SIKAMBARA bertujuan memperbaiki ekosistem dunia sepakbola di Lampung. “Dan kita berharap Pemkot Bandarlampung juga intensif menggelar kompetisi sepakbola, semisal membuat kompetisi liga SIKAMBARA piala walikota sebagai bentuk dukungan Pemkot untuk kemajuan sepakbola Lampung, khususnya Bandarlampung,” tukasnya.

    Gayung bersambut, Walikota Eva menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif SIKAMBARA untuk memajukan sepakbola Lampung serta wacana menggelar kompetisi sepakbola di Bandarlampung. “Tentu ini ide yang bagus. Dan Pemkot Bandarlampung sangat mendukung inisiatif ini. Apa yang tidak untuk SIKAMBARA. Apalagi untuk kemajuan sepakbola Lampung,” kata dia.

    Istri mantan Walikita Herman HN ini juga menyatakan siap mendukung penuh SIKAMBARA dalam mendukung Bhayangkara FC. Karena, kata dia, Bhayangkara FC juga merupakan wajah Lampung, wajah sepakbola saat ini.

    “Namun pesen saya, namanya suporter harus tetap menjaga nama daerah, jaga nama baik Lampung, jaga nama baik Bandarlampung. Saya yakin Bhayangkara FC mampu mengharumkan nama baik Lampung, baik di kancah nasional maupun internasional,” pungkasnya. (*)

  • Sambut HUT Ke-80 RI, Polresta Bandar Lampung Bagikan Bendera Merah Putih dan Sembako kepada Nelayan

    Sambut HUT Ke-80 RI, Polresta Bandar Lampung Bagikan Bendera Merah Putih dan Sembako kepada Nelayan

    BANDAR LAMPUNG, (CF) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Polresta Bandar Lampung membagikan 80 bendera Merah Putih dan paket sembako kepada para nelayan di perairan Teluk Lampung, Sabtu (9/8/2025). Pembagian bendera dan sembako dilakukan di tengah laut dengan cara mendatangi satu per satu kapal nelayan yang sedang beraktivitas mencari ikan.

    Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, didampingi Waka Polresta Bandar Lampung, AKBP Erwin Irawan, pejabat utama, serta para Kapolsek jajaran.

    Dengan menggunakan kapal patroli milik Sat Polairud Polresta Bandar Lampung, rombongan polisi berlayar menuju kawasan pesisir Teluk Lampung. Setiap kapal nelayan yang ditemui dihampiri petugas untuk diberikan bendera Merah Putih beserta paket sembako beras.

    Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air khususnya menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80.

    “Hari ini, Kami membagikan bendera Merah Putih kepada teman-teman nelayan, ada 80 bendera yang kita bagikan dan itu langsung dipasangkan di masing-masing kapal nelayan, Semangat kemerdekaan tidak hanya digaungkan di daratan, tetapi juga dilautan” Kata Kombes Pol Alfret, Sabtu (9/8/2025).

    Kombes Pol Alfret menuturkan bahwa selain membagikan bendera, pihaknya juga membagikan ratusan sembako berupa beras kepada para nelayan sebagai bentuk kepedulian.

    “Selain bendera Merah Putih, kami juga membagikan paket sembako berupa beras, dan ini kita targetkan ada 80 kapal nelayan yang menerimanya,” Kata Kombes Pol Alfret. (*)

  • Gelorakan Semangat Nasionalisme, Satlantas Polresta Bandar Lampung Bagikan Bendera Merah Putih Kepada Pengendara

    Gelorakan Semangat Nasionalisme, Satlantas Polresta Bandar Lampung Bagikan Bendera Merah Putih Kepada Pengendara

    BANDAR LAMPUNG, (CF) — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satlantas Polresta Bandar Lampung menggelar aksi simpatik dengan membagikan bendera Merah Putih kepada para pengendara di traffic light Lungsir, Teluk Betung, Kamis (7/8/2025) pagi.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Ridho Rafika.

    Personel Satlantas membagikan bendera kepada pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat yang sedang berhenti di lampu merah.

    Kompol Ridho Rafika mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air di kalangan masyarakat, khususnya para pengguna jalan.

    “Hari ini kami membagikan bendera merah putih kepada pengendara, tujuannya membangkitkan semangat nasionalisme dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI Ke-80,” Kata Kompol Ridho, Kamis (7/8/2025).

    Tidak hanya membagikan bendera, para petugas juga menyisipkan pesan-pesan keselamatan dalam berlalu lintas. Pengendara diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm, memasang sabuk pengaman, dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara.

    “Kami ingin mengajak masyarakat tidak hanya cinta Tanah Air, tetapi juga sadar akan pentingnya keselamatan di jalan. Tertib berlalu lintas adalah bentuk penghargaan terhadap diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar Kompol Ridho.

    Kegiatan pembagian bendera ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-80 yang digelar Polresta Bandar Lampung. Diharapkan, semangat kemerdekaan dapat dirasakan hingga ke jalan-jalan dan mendorong terciptanya budaya tertib dan aman dalam berlalu lintas. (*)