BANDARLAMPUNG, (CF) – Politisi senior yang juga Bendahara DPD Partai Golkar Provinsi Lampung H. Tony Eka Candra memberi doktrin tentang ke-Golkar-an kepada Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) dan organisasi perempuan sayap Golkar dan Ormas yang mendirikan dan yang dirikan Golongan Karya.
Doktrin disampaikan dalam acara Seminar Politik Perempuan Golkar yang mengangkat tema “30 % Wajib, 100% Kerja” Perempuan Golkar Solid, Bergerak Menang, berlangsung di aula DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Rabu (13/5/2026).
Tony menyampaikan, dalam berorganisasi ada dua prinsip yang harus dipegang. Pertama, sebagai anggota Partai Golkar, maka kita harus tunduk dan patuh terhadap aturan partai. Kedua, tunduk dan patuh kepada ketua.
Menurut Tony juga Ketua Granat Provinsi Lampung ini, kegiatan seminar yang dilaksanakan oleh KPPG dengan peserta organisasi perempuan Golkar, sangat baik untuk penguatan organisasi.
Sebab menurut Tony, posisi perempuan dan pemuda dalam Partai Politik sangat penting, karena bisa menentukan kemenangan partai dalam Pemilu.
“Diperkirakan, Pemilu 2029 nanti, perempuan dan pemuda sangat menentukan. Karena itu, KPPG dan organisasi perempuan Golkar menjadi kekuatan,” ujar Ketua PD VIII FKPPI Lampung ini.
Menurut Tony, kalau organisasi sayap Partai Golkar dan perempuan Golkar bersatu dengan terwujudnya kepengurusan sampai ke tingkat desa. Maka Partai Golkar akan menang dalam pemilu mendatang.
Oleh karena itu lanjut Tony, yang harus dipersiapkan perempuan Golkar yaitu, meningkatkan SDM perempuan, kapasitas kader perempuan. Sebab, kakau tidak mempersiapkan diri maka hanya akan menjadi pelengkap.
Disampaikan Tony, jumlah pemilih perempuan Pemilu 2024 lebih dari 102 juta orang dari 204 juta pemilih secara nasional atau lebih dari 50 persen.
Sedangkan pemilih generasi muda sebesar 114 juta pemilih atau 60 persen. “Jadi pemilih potensial sebagai penentu kemenangan partai politik dalam Pemilu tahun 2029 atau tahun 2031 adalah perempuan dan generasi muda,” ujar Tony.
Menurut Tony, kader Golkar dan perempuan Golkar perlu memahami doktrin Partai Golkar yaitu; Karya kekaryaan (Karya Siaga Gatra Praja). Yang menegaskan bahwa Partai Golkar berlandaskan kepada semangat berkarya (kekaryaan) di tengah masyarakat dan pengabdian pada bangsa dan Negara, dengan berdasarkan kepada ideologi Pancasila.
Doktrin ini bertujuan untuk mempertahankan, mengamalkan Pancasila dan UUD 1945 melalui program pembangunan di segala bidang untuk tercapainya tujuan Proklamasi 17 Agustus 1945 yaitu; Mayarakat yang adil dan makmur, maju mandiri dan bermartabat.
Sementara itu, pembicara lain, Ketua KPPG Provinsi Lampung Hj. Ririn Kuswantari menyampaikan, pada Pemilu 2019, perolehan suara dari Caleg perempuan Golkar Lampung sebanyak 79 ribu lebih suara. Pada Pemilu 2024, suara caleg perempuan Gokkar 140.146 suara naik 100 persen.
Dengan peroleh suara tersebut, Ririn menyampaikan, bahwa suara perempuan Partai Golkar sangat berdampak pada Partai. “Semua perempuan Golkar mempunyai dampak suara partai. Karena itu, kata kuncinya, perempuan Golkar harus solid dan bergerak untuk menang,” ujar Ririn yang saat ini menjabat sebagai Ketua Partai Golkar Pringsewu.
Dalam seminar ini juga menghadirkan kader perempuan Golkar yang duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung Marsha Dhita Pytaloka, S.IP. Anggota Dewan yang terpilih dari dapil VII Kabupaten Lampung Tengah ini menyampaikan pengalamannya bisa duduk di DPRD Provinsi Lampung.
Organisasi Hasta Karya Partai Golkar yang mengikuti seminar Politik Perempuan Golkar yaitu; KPPG, Perempuan AMPG, perempuan SOKSI, perrnpuan KOSGORO, MKGR, AMPI, Al Hidayah, MDI, HWK, serta kelompok senam Golkar. (*)
