BANDAR LAMPUNG, (CF) — Gema takbir Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi mengalun khusyuk di Masjid Masjid Al-Muttaqin, Kelurahan Gulak-Galik, Kecamatan Telukbetung Utara, Rabu (27/5/2026).
Ratusan jemaah memadati area masjid sejak pagi hari untuk menunaikan Salat Idul Adha yang berlangsung penuh kekhidmatan dan nuansa religius.
Momentum Idul Adha tahun ini tidak hanya menjadi perayaan spiritual semata, tetapi juga memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan ketulusan berkurban di tengah masyarakat.
Usai pelaksanaan shalat Ied, pengurus masjid langsung melaksanakan pemotongan hewan kurban yang terdiri dari 4 ekor sapi dan 11 ekor kambing.
Hewan-hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi jemaah dan warga sekitar yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT sekaligus kepedulian terhadap sesama.
Ketua Pengurus Masjid Al-Muttaqin, Nurwijaya, menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya antusiasme masyarakat dalam beribadah kurban pada tahun ini.
Menurutnya, semangat berbagi yang tumbuh di tengah jemaah merupakan cerminan dari nilai utama Idul Adha, yakni keikhlasan dan pengorbanan.
“Alhamdulillah tahun ini Masjid Al-Muttaqin dapat melaksanakan pemotongan 4 sapi dan 11 kambing. Mudah-mudahan para jemaah diberikan kelapangan rezeki dan kesehatan sehingga tahun depan semakin banyak yang dapat melaksanakan ibadah kurban,” ujarnya.
Di tengah suasana yang sarat makna itu, khotbah Idul Adha yang disampaikan H. Saifuddin Muaz juga menggugah kesadaran spiritual jemaah.
Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya ketakwaan sebagai fondasi kehidupan umat Islam, terutama di tengah berbagai ujian kehidupan modern yang kerap menjauhkan manusia dari nilai-nilai keikhlasan dan kepedulian.
Ia juga mengajak jemaah untuk mendoakan para tamu Allah yang sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
“Semoga seluruh jemaah haji Indonesia diberikan kemudahan dalam menjalankan rangkaian ibadah haji dan kembali dengan selamat. Bagi yang belum mendapat kesempatan berhaji, semoga Allah SWT membukakan jalan dan memberikan kemampuan untuk berangkat di tahun-tahun mendatang,” tuturnya.
Suasana pelaksanaan Salat Id berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Lantunan takbir, tahmid, dan doa yang menggema di dalam masjid menghadirkan nuansa spiritual yang mendalam. (*)
