Kategori: Bandar Lampung

  • Pelindo Berulah, Rakyat Dibuat Susah Akibatnya Banjir

    BANDAR LAMPUNG – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang diduga sengaja menutup beberapa saluran drainase di depan kantor mereka. Akibatnya, air meluap dan menggenangi Jalan Yos Sudarso serta beberapa pemukiman warga yang berada di sekitar kantor Pelindo.

    “Penutupan saluran drainase milik Pelindo ini yang menyebabkan terjadinya banjir di jalanan dan pemukiman warga di Kelurahan Pidada dan Panjang Utara,” ungkap Hendri, seorang warga setempat.

    Hendri menjelaskan bahwa masalah ini sebenarnya sudah disampaikan sejak 2022, namun tidak ada tindak lanjut dari pihak Pelindo.

    “Bunda Eva pernah datang langsung ke sini dan bertemu dengan perwakilan Pelindo. Mereka berjanji akan membuka saluran drainase tersebut, tapi sampai sekarang janji itu tidak ditepati,” lanjut Hendri.

    Hendri juga menambahkan bahwa tindakan Pelindo ini membuat kehidupan warga sekitar menjadi terganggu.

    “Ini sangat menyulitkan masyarakat. Sebenarnya, apa sulitnya membuka saluran drainase itu?” tegas Hendri.

  • Lomba Solo Song di Bento Kopi Lampung, Meriahkan Hari Valentine

     

    Bandar Lampung – Dalam rangka menyambut Hari Valentine yang penuh dengan nuansa romantis, Bento Kopi Lampung menggelar lomba Solo Song yang seru.

    Muhamad Yaser, yang akrab disapa Kak Acen selaku ketua pelaksana, menjelaskan bahwa ide awalnya muncul saat ia menikmati suasana santai di café Bento dan berkenalan dengan manajer Bento. Dari pertemuan tersebut, tercetuslah ide untuk mengadakan lomba karaoke yang bertujuan untuk menyalurkan bakat penyanyi lokal Lampung dan memotivasi mereka untuk kembali semangat dalam bermusik. (04/02/2025)

    “Acara karaoke ini akan diadakan pada 8 dan 9 Februari 2025, dengan babak final pada 14 Februari 2025. Peserta bebas memilih lagu favorit mereka dan lomba ini terbuka untuk umum. Pendaftaran hanya Rp20.000,- dan memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengasah karakter vokal serta menyalurkan hobi bernyanyi. Hadiahnya pun menarik: Juara pertama mendapat uang tunai Rp600.000, juara kedua Rp400.000, dan juara ketiga Rp250.000, ditambah piala serta voucher makan senilai Rp200.000, Rp150.000, dan Rp50.000 untuk setiap pemenang. Bagi yang belum mendaftar, bisa langsung datang ke Bento Kopi Lampung di Jl. Pulau Sebesi No. Sukarame, Bandar Lampung, atau mendaftar melalui transfer ke nomor Dafa (085966005889), panitia Bento. Jangan lewatkan keseruan di Bento!” ujar Kak Acen.

    Di tempat yang sama, Muhamad Dafa, yang lebih akrab disapa Dafa dan menjabat sebagai manajer Bento Kopi Lampung, mengatakan bahwa lomba Solo Song ini merupakan kolaborasi menarik yang digagas oleh Kak Acen. Harapannya, melalui acara ini, Bento Kopi dapat semakin dikenal di kalangan masyarakat, terutama di Kota Bandar Lampung.

    “Bagi yang ingin mengikuti lomba karaoke Bento, bisa datang langsung ke Bento atau mendaftar via transfer. Jangan lupa juga untuk mengikuti Instagram kami di @bentokopi.lampung untuk informasi terkini seputar kegiatan, terutama lomba karaoke ini,” tambah Dafa.

  • APKLINDO Lampung Hadiri Pencanangan Bulan K3 Nasional Tahun 2025

    Lampung – Dewan Pengurus Provinsi Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (DPP APKLINDO) Lampung ikut serta dalam acara Peringatan Bulan K3 Nasional yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung pada Rabu, 5 Februari 2025, di Lapangan Parkir Indogrosir, Jalan Soekarno Hatta, Bandar Lampung.

    Dalam kegiatan ini, hadir Ketua DPP APKLINDO Lampung, Ahmad Apriliandi Passa, bersama beberapa perusahaan anggota dan perwakilan karyawan dari berbagai perusahaan seperti PT. Gemilang Mulia Sarana, PT. Citra Diakoni, PT. Cahaya Duta Persada, CV. Wilis Tirta Kencana, dan PT. Gemilang Garda Perkasa.

    Acara ini diawali dengan Apel Bulan K3 Nasional yang dipimpin oleh Inspektur Upacara Bapak Intizam, Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Kemasyarakatan dan SDM, yang mewakili Pj. Gubernur Lampung. Dalam sambutannya, Intizam mengajak semua pihak untuk meningkatkan budaya K3 guna menurunkan angka kecelakaan kerja di Provinsi Lampung.

    “Bulan K3 menjadi momentum penting dalam upaya meminimalkan kecelakaan kerja, sebagai langkah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya K3,” ujar Intizam, membacakan sambutan Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.

    Intizam melaporkan, berdasarkan data tahunan BPJS Ketenagakerjaan, jumlah kecelakaan kerja, penyakit kerja, dan PHK menunjukkan fluktuasi. Pada 2022 tercatat 298.137 kasus kecelakaan kerja, angka ini meningkat menjadi 377.700 pada 2023. Namun, pada Oktober 2024, jumlahnya menurun menjadi 356.383 kasus di seluruh Indonesia. Data ini menjadi pengingat untuk terus meningkatkan budaya K3.

    Sementara itu, Plh. Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Yuri Agustina Primasari, menekankan bahwa Bulan K3 juga menjadi pertimbangan dalam menetapkan tingkat risiko bagi pelaku usaha, yang dapat berpengaruh pada perizinan berusaha.

    Ketua DPP APKLINDO Lampung, Ahmad Apriliandi Passa, yang hadir bersama satu pleton peserta upacara yang mewakili perusahaan dan karyawan anggota APKLINDO, menyatakan, “Peringatan Bulan K3 Nasional harus lebih dari sekadar seremoni. Ini adalah momentum untuk perusahaan dan karyawan agar selalu membudayakan keselamatan, mulai dari perjalanan menuju tempat kerja, saat bekerja, hingga kembali ke rumah. Untuk itu, diperlukan penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3), yang telah diterapkan oleh beberapa perusahaan anggota APKLINDO Lampung.”

    Menurutnya, penerapan SMK3 ini wajib bagi perusahaan dengan minimal 100 karyawan atau yang memiliki tingkat potensi bahaya tinggi, sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 50 Tahun 2012.

    Harapan DPP APKLINDO Lampung, melalui peringatan Bulan K3 Nasional, adalah semakin meningkatnya kesadaran terhadap budaya K3 dan semakin banyak perusahaan anggota APKLINDO Lampung yang menerapkan SMK3. Sesuai tema Bulan K3 Nasional 2025, yaitu “Penguatan Kapasitas SDM dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen K3 untuk Meningkatkan Produktivitas.”

  • Tiga Pelaku Begal Driver Maxim Ditangkap, Satu Masih Buron

    Bandar Lampung – Tiga pelaku begal yang menyerang seorang driver Maxim di Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa Nunyai, Rajabasa, Bandar Lampung berhasil ditangkap polisi. Satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

    Ketiga pelaku yang ditangkap berinisial EA (24), JK (35), dan F (18), semuanya berasal dari Kikim Selatan, Lahat, Sumatera Selatan. Sementara itu, pelaku yang masih buron berinisial AJ (35).

    Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengungkapkan bahwa ketiga pelaku diamankan pada Minggu (2/2) dini hari. “Kami berhasil menangkap tiga pelaku dari empat pelaku yang terlibat dalam peristiwa begal ini. Salah satu pelaku memesan perjalanan melalui aplikasi Maxim, sementara dua pelaku beraksi di lapangan, dan satu pelaku masih buron,” ujarnya.

    Tiga pelaku begal driver maxim yang berhasil diamankan. | Foto: Sinta Yuliana/Lampung Geh
    Tiga pelaku begal driver maxim yang berhasil diamankan. Foto: Lampung Geh

    Modus operandi yang dilakukan para pelaku adalah dengan memesan perjalanan melalui aplikasi Maxim, dengan rute Panjang menuju Natar. “Dalam perjalanan, mereka mengambil kendaraan milik korban secara paksa dengan cara menodongkan senjata tajam dan memegang tangan korban. Korban sempat berusaha mempertahankan mobilnya dengan menabrak mobil yang terparkir di pinggir jalan,” jelas Kapolres.

    Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mengaku bahwa mereka melakukan pembegalan untuk merampas mobil korban. “Motifnya adalah untuk mengambil mobil korban. Dua pelaku yang kami tangkap ternyata merupakan residivis dalam kasus pengeroyokan dan pencurian,” tambahnya.

    Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu bilah golok, satu bilah pisau tanpa gagang, dan satu handphone merk Oppo. Ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

    Kapolres menghimbau kepada pelaku yang masih buron untuk segera menyerahkan diri. “Kami akan bertindak tegas jika pelaku yang masih DPO tidak segera menyerahkan diri. Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama bagi driver online, agar tidak merasa khawatir atau takut,” tegasnya.

    Sebelumnya, seorang driver Maxim menjadi korban begal di Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa, Bandar Lampung pada Kamis (30/1). Dalam rekaman video yang diterima Lampung Geh, korban terlihat mengenakan kaos biru dan mengalami luka di bagian telinga. Di kursi penumpang depan terlihat senjata tajam beserta sarungnya.

  • Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Membuka Muskercab I PCNU Kota Bandar Lampung

    BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi membuka Muskercab I PCNU Kota Bandar Lampung yang berlangsung di Aula MAN 2 pada Sabtu (01/02/2025).

    Acara tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kota Bandar Lampung, Ketua PWNU Provinsi Lampung Puji Raharjo beserta jajaran, perwakilan Dandim 0410/KBL, wakil Polresta Bandar Lampung, Ketua PCNU Kota Bandar Lampung Kiyai Ichwan Adji Wibowo dan pengurus lainnya, Asisten I Pemerintahan Kota Bandar Lampung Sukarma Wijaya, Kepala OPD Pemkot Bandar Lampung, serta Camat TBS dan Bumi Waras.

    Muskercab I PCNU Kota Bandar Lampung mengusung tema “Membangun Kemandirian Jami’iyah Di Tengah Peradaban Urban,” yang juga dihadiri oleh para pengurus ranting PCNU se-Kota Bandar Lampung.

    Dalam sambutannya, Ketua PWNU Provinsi Lampung, Puji Raharjo, menyampaikan bahwa Muskercab I ini diharapkan menjadi ajang untuk menyatukan visi dan misi para pengurus ranting hingga tingkat kecamatan di seluruh Kota Bandar Lampung. Ia juga mendorong agar para pengurus dapat mendukung program-program Pemkot Bandar Lampung, menjalin sinergi, dan menjaga silaturahmi serta kekompakan untuk kemaslahatan umat, khususnya bagi warga Nahdiyin.

    Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, dalam sambutannya menyatakan bahwa Muskercab I PCNU Kota Bandar Lampung ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar kader NU dan memperkuat kekompakan pengurus NU se-Kota Bandar Lampung. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus mendukung program-program yang bermanfaat untuk masyarakat, terutama bagi warga Nahdiyin.

    “Alhamdulillah, Muskercab I PCNU Kota Bandar Lampung berlangsung dengan sangat meriah. Semoga acara ini berjalan lancar dan membawa berkah. Program-program Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus disalurkan untuk kesejahteraan warga Nahdiyin, dan semoga NU dapat terus bersinergi dengan pemerintah Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana menutup sambutannya.

  • Ballroom Masjid Raya Al-Bakrie Resmi Dibuka pada Jumat, 31 Januari 2025

    LAMPUNG – Ballroom Masjid Raya Al-Bakrie, yang terletak di pusat Kota Bandar Lampung, resmi dibuka pada hari Jumat, 31 Januari 2025, pukul 09:30 WIB. Peresmian ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dan tokoh masyarakat setempat, menandai sebuah langkah baru dalam memberikan fasilitas yang lebih bagi jamaah dan masyarakat sekitar.

    Acara dimulai dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Rizal H. Tohid, yang memberikan berkah untuk masjid dan Ballroom yang baru saja diresmikan. Doa ini menjadi simbol harapan agar masjid dan fasilitasnya dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi umat dan masyarakat luas.

    Kemudian, sambutan disampaikan oleh Bapak Roy Hendra Janto, Ketua Umum Laznaz Bakrie. Dalam sambutannya, Bapak Roy menyampaikan, “Masjid Raya Al-Bakrie ini didirikan dan diresmikan dengan tujuan agar bisa digunakan oleh seluruh jamaah. Dengan kapasitas hingga 1.200 orang, masjid ini tidak hanya diperuntukkan untuk ibadah saja, tetapi juga sebagai tempat untuk acara-acara resmi yang dapat membantu masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.”

    Peresmian Ballroom ini juga bertujuan untuk memperkuat peran Masjid Raya Al-Bakrie sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan yang dapat mendukung kegiatan masyarakat dari berbagai latar belakang.

    Acara tersebut berjalan dengan lancar dan penuh khidmat, dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Pj. Gubernur Lampung, Syamsudin SH., MH., MPd, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung Ibu Eka Apriana, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fredi SM, PLT Asisten Pemerintahan Emfirsada, Staf Kepala BPKAD Marindo Kurniawan, dan Kepala Satpol PP M. Zulkarnain.

    Dengan diresmikannya Ballroom Masjid Raya Al-Bakrie, diharapkan fasilitas ini dapat menjadi tempat yang tidak hanya mendukung kegiatan ibadah, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang bermanfaat.

    Peresmian ini menjadi simbol nyata dari komitmen Laznaz Bakrie dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan masyarakat sekitar, serta mempererat hubungan antar berbagai elemen masyarakat. (Susan)

  • PD Pemuda Panca Marga Lampung Peduli Korban Banjir

    LAMPUNG – PD Pemuda Panca Marga Lampung menunjukkan kepeduliannya terhadap korban banjir yang baru-baru ini melanda beberapa wilayah di Kota Bandar Lampung. Bencana tersebut menyebabkan kesulitan dan penderitaan bagi masyarakat yang terdampak.

    Dalam rangkaian acara peringatan HUT ke-44 Pemuda Panca Marga (PPM), Ketua PD Pemuda Panca Marga Lampung, Dr. Raja Agung Caropeboka, bersama dengan elemen mahasiswa, pelajar, dan masyarakat, menggelar bakti sosial. Mereka bersama-sama menyalurkan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir di beberapa titik, pada Rabu, 29 Januari 2025.

    Pak Utomo, Ketua RT di Way Lunik, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh relawan yang turut serta dalam kegiatan ini.

    Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua 1 PD PPM Provinsi Lampung, Herlina, Reka, Ketua PC PPM Bandar Lampung, Anggota PC PPM Lampung Selatan, Bandiono, Presiden BEM Universitas Saburai, siswa SMA Taruna Radin Intan, Ketua BEM Nusantara, Fathir, serta masyarakat setempat. (*)

  • Jajaran Pemkot Bandar Lampung Melakukan Peninjauan Ke Sejumlah Vihara Menjelang Imlek 

    BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melakukan peninjauan ke berbagai vihara menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2025 di kota ini. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, bersama sejumlah pejabat Pemkot, pada Selasa malam, 28 Januari 2025.

    Adapun vihara-vihara yang dikunjungi antara lain Vihara Bhaisajyaguru, Vihara Kartika Sapta, Vihara Bodhisattva, Vihara Thay Him Bio, dan Vihara Amurwa Bumi. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa umat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman selama perayaan Imlek.

    Sekda Iwan Gunawan dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran perayaan Imlek di Bandar Lampung. “Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar,” ujar Iwan. Ia juga berharap Kota Bandar Lampung selalu dalam keadaan aman dan terhindar dari bencana, serta agar masyarakat dapat hidup sejahtera.

  • Walikota Bandar Lampung Temukan Perusahaan Tutup Aliran Sungai 

    BANDAR LAMPUNG — Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau aliran sungai yang meluap akibat banjir pada 17 Januari 2025. Pada Senin, 27 Januari 2025, Eva Dwiana bersama rombongan memantau kondisi sungai di Kecamatan Teluk Betung Timur dan Kecamatan Sukabumi.

    Di Kecamatan Teluk Betung Timur, Eva mengungkapkan bahwa Pemkot Bandar Lampung akan melakukan perbaikan pada bronjong dan normalisasi sungai. “Ada puluhan bronjong yang akan dibangun oleh Pemkot. Pemasangan bronjong ini akan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun ini,” ujar Eva Dwiana.

    Di Kecamatan Sukabumi, yang lebih dikenal dengan sapaan Bunda Eva, Walikota Eva Dwiana menyusuri aliran sungai dan mengunjungi pemukiman padat penduduk di Kelurahan Way Laga. “Salah satu penyebab banjir adalah tertutupnya aliran sungai oleh perusahaan Putra Bali. Kami akan segera meminta agar panel beton yang menutup saluran air dibongkar,” tambah Eva Dwiana.

    Selain itu, Eva juga menyarankan pembangunan embung sebagai solusi untuk menampung air hujan. “Kami perlu bekerja sama dengan Pak Gubernur untuk merencanakan pembangunan embung di Pesawaran dan Lampung Selatan,” tutup Eva Dwiana.

  • Keluarga Pewakaf Protes Menara Masjid Bersejarah Rawalaut buat Provider

    LAMPUNG — Keluarga H. Marsim menyampaikan keberatan terkait pemasangan pemancar sinyal provider di menara Masjid Taufiqurrahman, yang terletak di Jl. H. Masmansyur No.38, Kelurahan Rawalaut, Kecamatan Enggal, Kota Bandarlampung.

    Samsudin (59), keponakan dari pewakaf masjid tersebut, berencana mengumpulkan keluarga besar pewakaf untuk membahas masalah ini, bahkan kemungkinan akan membawa masalah ini ke jalur hukum serta meminta penjelasan dari pihak terkait.

    Keluarga Pewakaf Protes Menara Masjid Bersejarah Rawalaut buat Provider

    Dia mengungkapkan kekesalannya setelah melihat beberapa provider komersial terpasang di menara masjid yang dianggapnya sebagai bangunan bersejarah di Kota Bandarlampung.

    “Sangat tidak pantas ada provider di menara masjid,” tegasnya, Minggu (26/1/2025). Samsudin juga mempertanyakan sejak kapan tempat ibadah wakaf milik pamannya tersebut dijadikan lahan bisnis.

    Keluarga Pewakaf Protes Menara Masjid Bersejarah Rawalaut buat Provider

    Menurutnya, pengurus masjid dan aparat Kelurahan Rawalaut tidak semestinya melakukan komersialisasi menara masjid untuk kepentingan bisnis provider. “Apa umat dan Bunda Eva tidak bisa lagi mengurus tempat ibadah ini tanpa harus dijadikan komersial?” tambahnya.

    Samsudin, yang akrab dipanggil Meyeng, menjelaskan bahwa ketika masjid dan menara dibangun, warga setempat bergotong-royong untuk kepentingan ibadah umat Islam, bukan untuk tempat bisnis provider.

    Menurut kabar yang diterimanya, uang sewa yang diterima dari pemasangan provider digunakan untuk kebutuhan masjid, terutama untuk membayar listrik. Namun, ia menilai alasan ini tidak masuk akal. “Masjid ini sudah berdiri puluhan tahun dengan dukungan umat dan Pemkot Bandarlampung, jadi pembiayaan listriknya seharusnya tidak perlu menjadi alasan,” ujarnya.

    Samsudin menambahkan, alasan menggunakan uang sewa untuk membayar listrik dirasa sangat dibuat-buat, mengingat biaya komersialisasi dari provider jauh lebih besar dari kebutuhan sosial seperti listrik masjid.